Life's Update Before 2024 Ended
- Primawati Kusumaningrum
- Dec 8, 2024
- 2 min read
So, how's life recently? Setelah beberapa bulan di pertengahan tahun ini aku mencoba berlari kencang, ternyata di 3 bulan terakhir menuju 2025 semangatku mengalami penurunan yang cukup drastis. Agaknya mental blocked yang ada dalam diri belum sepenuhnya terlepas. Bukan perasaan insecure, melainkan lebih kepada perasaan 'jauh tertinggal'. Well, laju kereta lain memang selalu terlihat lebih cepat dibandingkan dengan laju kereta sendiri. Padahal ya, baik kereta sendiri maupun kereta lain yang kita lihat tersebut sedang sama-sama berjalan.
Jadi, daripada fokus ke perasaan tertinggal tersebut, lebih baik merefleksikan hal-hal apa saja yang telah dicapai di tahun 2024 ini. Tahun 2024 so far berhasil membuatku melakukan beberapa wish list yang selama ini hanya menjadi wacana semata. Meskipun, ada pula beberapa hal yang terjadi tidak sesuai ekspektasi. Tapi, bukankah realitanya memang begitu? Manusia boleh berencana, tapi variable di luar kendali kita turut menentukan hasilnya.
Yang pertama dan utama tentunya tentang progress-ku bersama program pengembangan diri Career Class. Di awal-awal memang terasa ada perubahan mindset yang jauh lebih positif dalam diriku. Namun di akhir-akhir sesi, semangatku turun dengan drastis. Sepertinya, aku memang tidak cocok mengikuti program atau kelas-kelas jangka panjang. Namun, di satu sisi aku tetap bersyukur karena justru berawal dari Career Class lah akhirnya aku lebih berani untuk mencoba hal-hal baru.
Yang kedua, sebagai bagian dari perjalanan dari bertumbuh dengan Career Class, aku juga bergabung dengan dua komunitas besar, yaitu Ibu Punya Mimpi dan Read Aloud Yuk. Surprisingly, komunitas Ibu Punya Mimpi terasa seperti safe place untuk merasa berdaya kembali. Bukan hanya karena atmosfer yang terasa lebih relate karena semua anggotanya adalah ibu-ibu, tetapi juga karena para anggota komunitas yang mampu merangkul para volunteer baru sehingga aku tidak merasa kesulitan untuk cepat beradaptasi.
Lain lagi dengan komunitas Read Aloud Yuk. Ternyata bergabung menjadi volunteer di komunitas ini tidak berjalan sesuai harapan. Sistem kerja gotong royong dalam komunitas justru membuat jobdesk menjadi tidak jelas dan tumpang tindih. Untuk membuat surat keluar saja, bisa dikerjakan 3-4 orang, tergantung siapa yang available, padahal ada banyak anggota volunteer. Buatku yang terbiasa bekerja secara sistematis, rapi, dan terstruktur membuatku agak frustasi. Apalagi program divisi di mana aku ditempatkan sama sekali tidak berjalan. Kemungkinan besar, aku akan mengundurkan diri dari program volunteer Read Aloud Yuk, karena sepertinya kontribusiku tidak terlalu diperlukan di sini.
Yang ketiga, di tahun 2024 pula aku memulai sesi workout dengan bantuan personal trainer di tempat gym. Sejauh ini memang belum ada perubahan yang signifikan terhadap bentuk tubuh, tetapi alergiku terhadap debu dan cuaca benar-benar berkurang. Bahkan bisa dibilang, alergidan sinusitisku belum pernah kambuh lagi semenjak aku rajin melakukan workout. Aku harap untuk yang satu ini aku bisa konsisten dan menjadikannya habit dalam keseharianku, karena dampaknya yang sangat terasa terhadap kesehatan dan kebugaran tubuhku.
Lalu, bersamaan dengan itu, aku juga mendapati banyak progress pada putriku. Seiring dengan perjalananku bertumbuh, ia juga turut bertumbuh. Tak terasa di usianya saat ini ia bisa melakukan banyak hal yang mungkin aku sendiri tidak akan mampu melakukannya. Jadi untuk perjalanan selama 2024 ini, aku amat sangat bersyukur untuk banyak hal.
Bagaimana dengan tahun 2025? Aku berharap, untuk tahun selanjutnya pun datang berbagai hal-hal baik dalam hidup. Dan semoga, apa-apa yang kurencanakan bisa berjalan dengan maksimal.
Comments