Lebih Sehat dan Bahagia di 2022
- Primawati Kusumaningrum
- Jan 1, 2022
- 2 min read
Satu Januari 2022. Hari ke-2 di mana aku mengkonsumsi obat-obat anti anxiety dan anti depresant yang tempo hari diresepkan oleh dokter. Harus kuakui, obatnya bekerja dengan cukup baik. Tidak ada efek samping yang terasa mengganggu, dua hari ini juga moodku rasanya lebih stabil, perasaanku juga lebih tenang. Bagaimana pun obat-obatan ini membantuku untuk sembuh, aku tak ingin bergantung terus dengannya. Aku harap setelah sesi terapi dengan obat ini selesai, aku benar-benar bisa lepas darinya dan hanya melanjutkan sesi terapi lewat konsultasi dengan psikolog.
Berbicara tentang 2022, biasanya setiap tahun aku selalu membuat resolusi. Kadang resolusi itu tercapai, namun lebih banyak yang pada akhirnya terabaikan. Tahun ini aku tidak ingin membuat resolusi yang muluk-muluk. Aku hanya ingin fisik dan mentalku sehat, agar bisa mendampingi tumbuh kembang putriku dengan lebih bahagia, agar bisa menjadi istri yang supportif bagi suamiku, bukan menambah bebannya.
Meski sebebnarnya ada banyak rencana yang tersusun dalam kepalaku untuk segera membuat ini dan itu, namun aku ingin semuanya berjalan dengan perlahan terlebih dahulu. Dan fokus terhadap kesehatan mental adalah hal pertama yang harus kulakukan sebelum rencana-rencana lain dilaksanakan. Aku ingin melewati tahun ini dengan lebih produktif, misalnya dengan merancang mini project untuk personal growth-ku. Aku juga ingin lebih banyak membaca buku. Namun aku rasa saat ini sebaiknya fokus kepada kesehatanku adalah pilihan yang terbaik. Agar aku juga bisa menjalani hari-hari dengan lebih mindful. Mungkin sebaiknya aku mulai mencari kelas-kelas pendek terkait kesehatan mental, seperti kelas mindfulness misalnya. Atau mungkin kelas meditasi. Siapa tahu kan itu bisa mempercepat proses penyembuhanku.
Aku ingin fokus untuk mengelola emosi dengan lebih baik. Aku ingin menjadi lebih sabar dan bahagia setiap harinya. Dan menulis seperti ini, ternyata rasanya seperti bernafas untukku. Jadi aku rasa, inilah tahun baruku, caraku membuka lembaran baru. Tidak yang istimewa. Hanya ada kesadaran penuh bahwa aku ada, aku tidak seburuk yang kukira, aku dipedulikan dan disayangi oleh banyak orang, dan aku bertekad untuk menjadi versi terbaik dari diriku. So, sekali lagi, selamat tahun baru 2022. Semoga umurku cukup panjang untuk mengeluarkan sisi terbaik diriku pada akhirnya.

Comments